Menjadi Single parent yang Telaten

Menjadi Single parent yang Telaten

Menjadi single parent tidaklah mudah. Selain harus mencari nafkah untuk keluarga, Bunda juga harus mengurus anak Bunda sendiri. Tugas yang berat dan menantang ini membutuhkan banyak kesabaran dan tekad yang kuat pastinya. Namun, dengan sedikit usaha dan kemauan, Bunda dapat menjadi single parent yang telaten dan berhasil menjadi sempurna.

Baca Juga: Frekuensi Napas Normal Bayi, Bunda Perlu Ketahui!

Tips Menjadi Single Parent yang Telaten

Nah untuk melakukannya, bunda dapat melakukan lima tips berikut untuk menjadi single parent yang telaten bagi Si Kecil

Menyediakan waktu untuk anak Bunda

Ini bisa berupa mengajaknya bermain atau mengajaknya makan bersama. Ini akan membantu anak Bunda untuk merasa diperhatikan dan dicintai. Selain itu, Bunda juga harus memahami kondisi anak Bunda. Jika ia mengalami masalah atau mengalami masalah di sekolah, Bunda harus selalu mendengarkan dan berusaha untuk membantunya.

Selalu sediakan lingkungan yang baik

Bunda harus memastikan bahwa ia memiliki tempat yang aman untuk tinggal, tempat yang memiliki peraturan dan aturan yang jelas. Bunda juga harus membatasi anak Bunda dari perilaku yang berbahaya dan melarangnya untuk melakukan hal yang tidak berkenan.

Berikan kebebasan kepada anak Bunda

Memberikan anak Bunda kesempatan untuk berkembang dan mengeksplorasi masalah yang berbeda akan membantu mereka menemukan jati dirinya. Selain itu, Bunda juga harus membantu mereka mengembangkan keterampilan sosial dan mengajarkan nilai-nilai positif.

Tentu, jadilah contoh yang baik bagi Si Kecil

Berikan mereka contoh yang baik untuk diikuti, seperti memiliki etika dan perilaku yang baik. Jangan lupa untuk memberikan mereka pujian jika mereka berhasil melakukan sesuatu yang baik.

Mencari figur pengganti

Bunda harus bersikap ramah dan berusaha untuk menjaga hubungan baik dengan keluarga. Ini akan membantu anak Bunda untuk merasa dihargai dan dihormati. Dengan begitu juga, kita mungkin dapat mendapatkan sosok figur pengganti ayah/ibu Si Kecil. Pengganti tidak melulu berarti mencari pasangan kembali, beberapa orang mungkin tidak memutuskan hal tersebut, namun dengan memiliki relasi yang baik dengan keluarga, mungkin kita dapat mencarikan figur pengganti seperti dari paman, tante, atau mungkin kakaknya.

Baca Juga: Berenang Untuk Bayi

Memang menjadi single parent tidaklah mudah. Namun, dengan sedikit usaha dan kemauan, Bunda dapat menjadi single parent yang telaten dan berhasil menjadi sempurna. Dengan cara yang tepat, Bunda dapat memberikan anak Bunda segalanya yang mereka butuhkan, dan juga membantu mereka untuk tumbuh menjadi orang dewasa yang baik. -KJ

2 Comments
  • Tips Mengasuh Si Kecil Saat Jadi Single Parent - Omiland
    Posted at 14:46h, 18 Januari Balas

    […] juga sekaligus sebagai pencari nafkah. Karena banyaknya tugas yang diemban membuat Omilove yang single parent juga mengabaikan kesehatan fisik dan mental […]

  • Single Parent? Tentu Kita Bisa! - Litoli Jr
    Posted at 14:06h, 30 Januari Balas

    […] Saat Si Kecil sudah lebih besar dan bertanya kenapa Mama atau Papa hanya seorang diri, maka Mama atau Papa harus menjelaskan situasi yang sesungguhnya terjadi. Tentunya dengan bahasa yang Si Kecil mengerti. Beritahukan apa yang menyebabkan perceraian atau kematian sang ayah atau ibu. Jangan berbohong sebab Si Kecil akan merasa kecewa.¬†Itulah beberapa tips untuk mengasuh anak bagi single parent. […]

Post A Comment