Memperkenalkan Finger Food Untuk Si Kecil

Memperkenalkan Finger Food Untuk Si Kecil

Secara umum ibu akan langsung memberikan ASI sejak baru lahir hingga enam bulan pertama kehidupannya. Melewati masa tersebut, Ibu dapat memberikan makanan pendamping ASI atau biasa disebut MPASI. Makanan pendamping ASI memang memiliki ragam sajian yang menyesuaikan dengan tahapan pemberiannya. Pada tahapan pertama, Ibu dapat memberikan MPASI dengan tekstur yang halus agar mempermudah Si Kecil untuk makan. Seiring waktu saat ia sudah terbiasa menggenggam, Ibu bisa memberikan camilan yang dapat ia genggam dengan tangannya. Sebelum mulai untuk memberikan finger food, Ibu perlu untuk mengetahui saat yang tepat untuk Memperkenalkan Finger Food Untuk Si Kecil.

Kapan waktu yang tepat

Pada dasarnya, untuk memberikan finger food, Ibu terlebih dahulu harus memastikan bahwa bayi sudah dapat mengunyah makanan dengan kekuatan gigi dan gusinya. Biasanya masa ini adalah masa saat bayi mengalami teething atau gigi tumbuh dan perlu dicermati pula bahwa setiap bayi memiliki masa pertumbuhan yang berbeda-beda, yang ada hanyalah gambaran secara umum sehingga Ibu perlu sangat detail untuk mengamati tumbuh kembangnya. Selain usia bayi, Ibu juga perlu memberikan perhatian terhadap selera bayi terhadap makanan yang ia konsumsi, makanan seperti apa yang sangat membuat ia tertarik. Selain itu juga perilakunya dalam makan juga perlu pengamatan khusus seperti berapa lama ia mengunyah sesuatu, apakah ia merasa sakit dan hal lainnya. Jika sudah mulai mendapatkan gambaran tentang pertumbuhannya, Ibu dapat menerapkan beberapa tips berikut!

Jangan memaksa

Meski Ibu sudah merasa cukup paham tentang kesiapan Si Kecil untuk mulai memakan finger food, kurang baik jika Ibu memaksanya untuk menghabiskan makanan yang sedang ia pegang atau makan. Pada fase ini, Si Kecil umumnya dapat mengenali berbagai tekstur maupun rasa dari makanan yang ia pegang/kunyah. Karena inilah ia akan mulai memiliki makanan yang ia sukai atau justru sangat ia tidak sukai sehingga mungkin saja tidak ia habiskan. Hal ini wajar sehingga Ibu baiknya menawarkan ragam jenis makanan terlebih dahulu dan membiarkan Si Kecil mengeksplorasi makanan yang ia mau.

Makan bersama dengan Si Kecil

Makan bersama Si Kecil selain mengajarkannya untuk makan sendiri, juga berguna untuk menjaga kedekatan orang tua dan buah hatinya. Saat inilah Ibu dapat mencontohkan Si Kecil untuk sama-sama memakan makanan yang menjadi finger foodnya, hal ini akan memanfaatkan rasa ingin tahu Si Kecil untuk ingin mencoba makanan tersebut.

Memulai dengan tekstur yang lembut

Memulai dengan makanan yang memiliki tekstur lembut adalah cara yang baik. Ibu dapat memberikannya berbagai jenis makanan seperti potongan buah berukuran kecil. Selain mudah untuk dihancurkan, nutrisinya pun baik bagi Si Kecil. Ibu hanya tinggal memastikan kebersihan dan ukuran potongan buah tersebut agar pas dengan genggaman tangan Si Kecil. Jangan sampai terlalu besar atau buah yang baru matang karena akan menimbulkan risiko membuatnya tersedak.

Memastikan Si Kecil duduk tegak

Posisi yang baik bagi Si Kecil untuk “memainkan” makanannya sehingga inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa finger food tidak cocok untuk langsung diberikan kepada bayi yang baru mengenal MPASI. Baiknya orang tua terlebih dahulu memastikan Si Kecil sudah mampu untuk duduk dan menopang tubuhnya sendiri. Hal ini penting karena jika ia masih dalam fase “fokus” untuk menopang bobot tubuh, ia akan sangat mudah menjatuhkan makanannya atau bahkan tersedak. Jika ia sudah mampu untuk menopang maka Ibu dapat menaruhnya di kursi makan khusus dan memberikan potongan makanan yang dapat ia makan.

 

Pilihan makanan untuk Finger Food Si Kecil

Setelah mengetahui hal-hal yang perlu diperhatikan, sekarang saatnya Ibu mengetahui ragam karakteristik makanan yang cocok untuk makanan Si Kecil dan yang perlu untuk dihindari dari Si Kecil, antara lain;

  • Makanan dengan tekstur lembut: hal ini cukup jelas karena kekuatan otot mulutnya yang masih belum terlalu kuat dan gigi yang baru tumbuh sehingga makanan dengan tekstur lembut sangatlah baik.
  • Hindari makanan yang lengket: makanan seperti krim atau selai kurang cocok untuk menjadi opsi finger food Si Kecil karena memiliki potensi untuk masih melekat di dinding mulut atau bahkan tenggorokannya.
  • Mengurangi kandungan gula dan garam: kebutuhan gula dan garam bagi Si Kecil masih belum terlalu besar, sehingga alangkah baiknya jika Ibu tidak menyajikan makanan dengan kadar garam atau gula yang tinggi.

 

Memperkenalkan Finger Food tentu akan memberi banyak manfaat bagi Si Kecil dan juga Ibu. Namun agar manfaatnya semakin terasa maka Ibu perlu untuk memperhatikan segala detail tentang buah hati mulai dari saat yang tepat, jenis makanan, karakteristik Si Kecil dan frekuensinya. Apabila ibu selalu berfokus pada ini maka segala kebutuhan untuk pertumbuhan Si Kecil baik nutrisi maupun latihan ototnya akan terpenuhi dengan baik.

1 Comment
  • Macam-Macam Finger Food Bayi yang Dapat Dipilih - Clency
    Posted at 15:22h, 13 Juli Balas

    […] Finger food sendiri merupakan bagian dari MPASI yang dapat diberikan saat ia sudah memasuki usia enam bulan. Namun, kembali lagi kita perlu mengingat bahwa¬† Si Kecil memiliki masa perkembangan yang berbeda-beda sehingga patokan mutlak bukanlah dari enam bulan tersebut. […]

Post A Comment