Kaki Bengkok Pada Bayi

Kaki Bengkok Pada Bayi

Bunda mengamati bahwa Si Kecil memiliki kaki yang bengkok atau terkena clubfoot? Hal ini bisa saja terjadi sebagai bagian normal pertumbuhan. Menurut IDAI, sebagian besar bayi yang baru lahir memiliki kondisi lutut bengkok yang berarti kedua tumitnya berdekatan dan kedua lututnya menjauh seperti huruf O. Artinya, peristiwa ini merupakan bagian normal dan seiring waktu berjalan, kondisi ini akan membaik dengan sendirinya. Akan tetapi, kita perlu juga mengetahui bahwa terdapat beberapa kondisi kaki bengkok pada bayi yang perlu perhatian khusus karena mungkin membahayakan Si Kecil. Apa itu? Berikut pembahasannya!

Baca juga: Gumoh Dan Hal Yang Perlu Bunda Ketahui

Apa penyebab kaki bengkok pada bayi?

Kaki bengkok pada bayi baru lahir dapat menjadi penanda kondisi postur atau juga kelainan structural tubuh. Asumsi yang masih sering terjadi di masyarakat kita adalah mitos bahwa penyebab kaki bengkok adalah anak yang tidak dibedong. Hal ini adalah mitos. Beberapa bayi terlahir dengan kaki berbentuk M karena kaki Si Kecil yang tertekuk sampai ke dada. Sementara, jika kaki bayi bengkok sebagai kelainan struktur, bengkok tersebut tidak akan berkurang meski adanya rangsangan yang diberikan orangtua.

Terdapat beberapa faktor risiko yang dapat memicu kaki bengkok, yaitu:

  • Faktor riwayat keluarga
  • Anak laki-laki memiliki risiko lebih besar daripada anak perempuan
  • Kondisi bawaan lahir seperti sumsum tulang belakang yang tidak menutup dengan baik
  • Cedera lahir yang membuat adanya kelainan tulang dan otot
  • Faktor lingkungan bayi seperti jika terpapar asap rokok saat ia berada dalam kandungan
  • Cairan ketuban saat kehamilan yang terlalu sedikit

Tanda kaki bengkok pada bayi yang membahayakan

Normalnya, bayi lahir dengan kaki bengkok akan berlangsung hingga mereka menginjak usia 3 tahun. Saat ia mulai berjalan, orangtua akan semakin mudah mengidentifikasi kaki pengkornya. Perlu kita kini ketahui kondisi membahayakan dari kaki pengkor bayi, apa saja?

  • Struktur bengkok terus bertahan bahkan jika Si Kecil menginjak usia 3 tahun lebih
  • Seiring waktu, kakinya semakin bengkok
  • Bentuk kaki membentuk silang dan tidak proporsional
  • Lutut bayi tidak lagi simetris karena adanya salah satu sisi yang lebih bengkok
  • Postur tubuh yang semakin tidak presisi

Dampak kaki bengkok bagi Si Kecil

Bayi yang masih berada dalam kondisi kaki bengkok akan memiliki beberapa hal, antara lain:

  • Gangguan berjalan

Meski memang akan membaik hingga usianya 3 tahun, namun akan menjadi risiko jika ternyata setelah 3 tahun kondisinya tidak membaik. Sehingga, penting bagi orangtua untuk selalu memperhatikan perkembangan Si Kecil.

  • Mengganggu penampilan Si Kecil

Kaki pengkor yang semakin terlihat pastinya akan mengganggu penamplan.

  • Komplikasi serius jika tak diobati

Memungkinkan adanya komplikasi serius

Menyembuhkan kaki bengkok pada bayi

Bunda dapat dengan sangat aktif menganalisis perkembangan kaki bengkok pada Si Kecil. Apabila Bunda mendapati adanya kelainan di luar penjelasan di atas, tentu perlu untuk membawa Si Kecil ke Dokter Spesialis Orthopedi untuk mengetahui prosedur penanganan yang pas untuk clubfoot.

Nantinya dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan rontgen. Apabila isunya ringan, maka ia dapat disembuhkan dengan menggunakan gips atau sepatu khusus. Namun, jika ternyata parah maka ia membutuhkan tindakan khusus seperti operasi atau pembedahan.

Bunda juga dapat mulai mengawasi pertumbuhan kaki Si Kecil saat masih mengandung. Orang tua dapat mendiagnosis kaki bengkok pada bayi terlebih dahulu dengan merekam anak saat berjalan ketika memakai popok atau celana pendek sehingga ibu jari dan lutut dapat terlihat.

Nah, berikut adalah pembahasan kita seputar clubfoot. Semoga informasi ini bermanfaat ya, bund! -KJ

No Comments

Post A Comment