Bersedih Setelah Keguguran dan Menjadi Lebih Kuat

Siklus kehidupan pernikahan adalah salah satu fase yang sangat dinanti bagi setiap pasangan yang baru menikah. Setelah menikah, memiliki keturunan adalah hal yang selalu didambakan oleh setiap pasangan. Banyak harapan dan cita-cita yang orangtua tanamkan untuk masa depan anaknya. Namun, sayangnya tidak semua pasangan memiliki kesempatan untuk cepat memiliki keturunan. Terkadang sering timbul masalah dalam memiliki keturunan salah satunya adalah keguguran saat mengandung Si Kecil.

Menyoal tentang keguguran, pasti akan membuat setiap orangtua merasa sedih dan terpuruk karena sebelumnya sudah senang dengan kehadiran Si Kecil. Rasa tidak rela kerap terjadi khususnya pada Moms karena sebelumnya sudah memiliki harapan besar dan siap untuk merawat Si Kecil dan ternyata tidak dapat terjadi. Kesedihan yang terjadi memang pasti terjadi, namun jangan lupa untuk memulihkan diri sendiri ya, Moms. Nah karena itu, berikut adalah beberapa langkah untuk memulihkan diri jika keguguran terjadi!

Tips Memulihkan Diri Pasca Keguguran

 

1. Ikhlas terlebih dahulu dan berdoa

 

Photo created by wirestock – www.freepik.com

 

 

 

 

 

 

 

Nampak seperti saran yang mendasar, namun ikhlas memang cara yang terbaik untuk membuat segala hal menjadi lebih mudah seperti merelakan kepergian Si Kecil.Moms harus memahami bahwa apapun itu adalah buatan Tuhan saja, sehingga kita harus selalu siap karena ia bisa saja meminta yang ia buat kapanpun termasuk sejak dalam kandungan. Untuk mengatasi keadaan ini, Moms bisa meluangkan waktu untuk bersedih sepuas-puasnya dan juga membatasi waktu tersebut dan mengatasinya dengan doa dan ucapan rasa ikhlas karena sebenarnya itulah yang ia butuhkan. Berdoalah ketika pikiran Moms sudah semakin tidak terkendali, luapkan segala kegelisahan kepadaNya dan pasti Tuhan akan memberikan kekuatan dan perlindungan bagi Moms dan Dads.

2. Kerja sama saling mendukung

 

Photo created by prostooleh – www.freepik.com

 

 

 

 

 

 

 

Keguguran jelas menjadi suatu masa sulit bagi orangtua. Bagi Moms, yang paling penting adalah bagaimana Dads memposisikan diri sebagai support system bagi Moms. Bukan berarti Dads juga tidak membutuhkannya, namun pada masa ini Moms adalah yang paling terpukul dan membutuhkan kekuatan ekstra dari suaminya. Saling menguatkanlah satu sama lain, dengan begitu kesedihan yang sama-sama dirasakan tidak akan berangsur terlalu lama. Moms juga dapat menguatkan hari Dads yang bersedih dengan cara yang sejak dulu dilakukan bersama.

Baca Juga: Macam-Macam Proses Persalinan Umum yang Ibu Perlu Ketahui

3. Produktif

 

Photo created by pvproductions – www.freepik.com

 

 

 

 

 

 

 

Hal yang semakin memperparah keadaan adalah banyaknya waktu luang yang membuat Moms sering “kepikiran” tentang keguguran. Hal ini perlu disikapi secepatnya dan jangan sampai membuat Moms semakin tenggelam di dalamnya. Menyikapinya adalah dengan melakukan banyak hal baru dan menjadi lebih produktif. Perbanyaklah kegiatan di dalam maupun luar ruangan agar Moms tidak selalu memikirkan kesedihan tersebut. Lakukanlah hal yang disukai tapi jangan melakukan hal negatif juga ya! Moms harus menggunakan setiap waktunya untuk hal-hal positif seperti memasak, berkunjung ke tetangga, berolahraga atau bahkan memperdalam ilmu agama. Dengan melakukan beragam hal positif tersebut, bukan hanya pikiran yang menjadi lebih segar namun manfaat setiap kegiatan tersebut pun akan dirasakan.

4. Konseling dengan orang yang tepat

 

Photo created by Racool_studio – www.freepik.com

 

 

 

 

 

 

 

Rasanya tak akan mungkin jika Moms bisa melupakan semua hal ini dalam sekejap. Jika Moms masih sering mengingat hal tersebut apalagi jika sudah mengganggu rutinitas harian, langkah lebih lanjut tentu penting. Salah satu yang bisa dicoba adalah dengan melakukan konseling dengan ahli. Dengan konseling, maka Moms dapat menceritakan segala perasaan ke orang yang tepat. Solusi dan masukan yang ditawarkan oleh psikiater juga tentu akan lebih tepat dengan segala problematika Moms.

Artikel hari ini:

 

5. Menata kehidupan kedepan

 

Photo created by tirachardz – www.freepik.com

 

 

 

 

 

 

Apabila Moms sudah merasa cukup stabil selama periode waktu tertentu, maka mencoba memikirkan langkah kedepan adalah pilihan yang baik. Contoh adalah jika Moms sudah merasa siap untuk memiliki anak, melalui perencanaan yang lebih matang tentu akan membuat semangat dan asa yang lebih kuat sehingga akan memudarkan kesedihan yang dulu pernah terjadi. Persiapkan segala rencana denga lebih baik sehingga harapannya kebahagiaan itu akan datang lebih sempurna!

Keguguran, bagaimanapun juga adalah peristiwa yang tidak enak bagi orangtua. Akan banyak harapan yang rasanya sia-sia karena belum terwujud karena keguguran. Namun, membiarkan diri terlarut dalam keterpurukan tentu bukan merupakan hal yang bijak. Tetaplah kuat, dan percaya bahwa segala sesuatunya adalah titipan dan teruslah semangat untuk mempersiapkan masa depan ya! -KJ

 

2 thoughts on “Bersedih Setelah Keguguran dan Menjadi Lebih Kuat

  1. Pingback: Meminimalkan Risiko Keguguran Muda - Baby Cute

  2. Pingback: Bumil, Lakukan Ini Saat Keracunan Makanan - Omiland

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *